- By
- 17 Jan 2024
- 358
LITERASI DAN NUMERASI: Mewujudkan Pendidik yang Literat dan Numerat
LITERASI DAN NUMERASI: Mewujudkan Pendidik yang Literat dan
Numerat
Kegiatan MKKS SMP/MTs Kecamatan Borong 12 Desember 2025
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat
kompetensi guru di era transformasi pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah
(MKKS) SMP/MTs Kecamatan Borong menyelenggarakan kegiatan bertema “Literasi dan
Numerasi: Mewujudkan Pendidik yang Literat dan Numerat.” Kegiatan ini menjadi
salah satu langkah strategis untuk mendukung implementasi pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif,
dan analitis.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, sebagai ungkapan
syukur dan harapan agar kegiatan dapat berjalan lancar serta membawa manfaat
bagi seluruh peserta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu
Indonesia Raya yang dipimpin oleh dirigen, sebagai bentuk penghormatan dan
penguatan semangat kebangsaan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia MKKS SMP/MTs Kecamatan
Borong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen
berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi guru dalam bidang literasi dan
numerasi. Beliau menekankan bahwa kemampuan tersebut bukan hanya menjadi
tuntutan kurikulum, tetapi juga kebutuhan dasar bagi guru agar mampu
menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan.
Ketua Panitia MKKS juga memaparkan tujuan kegiatan, antara
lain:
a.
Meningkatkan pemahaman guru tentang konsep
literasi dan numerasi yang komprehensif.
b.
Mengembangkan strategi pembelajaran kreatif dan
aplikatif.
c.
Memperkuat kolaborasi antar sekolah dalam
peningkatan mutu pendidikan.
d.
Menjadi wadah berbagi praktik baik (best
practice) antar pendidik.
Sambutan dari Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur
yang diwakili oleh Sekretaris Dinas menegaskan pentingnya literasi dan numerasi
sebagai fondasi utama dalam pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan. Beliau
menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh setiap upaya MKKS dalam
meningkatkan kapasitas guru, dan berharap kegiatan ini dapat mendorong
terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berdampak langsung
pada peningkatan kualitas peserta didik.
Dalam sambutannya, beliau juga menekankan bahwa guru harus
mampu menjadi teladan dalam budaya literasi dan numerasi, baik di lingkungan
sekolah maupun masyarakat. Dengan demikian, visi “Mewujudkan pendidik yang
literat dan numerat” bukan hanya menjadi slogan, tetapi sebuah gerakan nyata
menuju pendidikan yang maju.

-500x375.jpeg)