LITERASI DAN NUMERASI: Mewujudkan Pendidik yang Literat dan Numerat

LITERASI DAN NUMERASI: Mewujudkan Pendidik yang Literat dan Numerat

Kegiatan MKKS SMP/MTs Kecamatan Borong 12 Desember 2025

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kompetensi guru di era transformasi pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Kecamatan Borong menyelenggarakan kegiatan bertema “Literasi dan Numerasi: Mewujudkan Pendidik yang Literat dan Numerat.” Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung implementasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur dan harapan agar kegiatan dapat berjalan lancar serta membawa manfaat bagi seluruh peserta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh dirigen, sebagai bentuk penghormatan dan penguatan semangat kebangsaan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia MKKS SMP/MTs Kecamatan Borong menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi guru dalam bidang literasi dan numerasi. Beliau menekankan bahwa kemampuan tersebut bukan hanya menjadi tuntutan kurikulum, tetapi juga kebutuhan dasar bagi guru agar mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan.

Ketua Panitia MKKS juga memaparkan tujuan kegiatan, antara lain:

a.      Meningkatkan pemahaman guru tentang konsep literasi dan numerasi yang komprehensif.

b.      Mengembangkan strategi pembelajaran kreatif dan aplikatif.

c.      Memperkuat kolaborasi antar sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan.

d.      Menjadi wadah berbagi praktik baik (best practice) antar pendidik.

Sambutan dari Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur yang diwakili oleh Sekretaris Dinas menegaskan pentingnya literasi dan numerasi sebagai fondasi utama dalam pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan. Beliau menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh setiap upaya MKKS dalam meningkatkan kapasitas guru, dan berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas peserta didik.

Dalam sambutannya, beliau juga menekankan bahwa guru harus mampu menjadi teladan dalam budaya literasi dan numerasi, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan demikian, visi “Mewujudkan pendidik yang literat dan numerat” bukan hanya menjadi slogan, tetapi sebuah gerakan nyata menuju pendidikan yang maju.